Dia Tak Ingin Sunyi Dia Itu Aku Gadis gula jawa bergigi ginsul bosan berteman dengan sunyi Dua matanya memandag langit hitam yang di hiasi bintang Entah sudah keberapa dasawarsa jeda menelan musim. Senja telah pergi lumat dibibir malam Di balik tirai malam ada hati yang sudah lelah meneguk rasa dalam kesendirian “ Yang ... Yang patah tumbuh, yang hilang berganti Yang hancur lebur akan terobati Yang sia-sia akan jadi makna Yang terus berulang suatu saat henti Yang pernah jatuh kan berdiri lagi Yang patah tumbuh, yang hilang berganti Di mana ada musim yang menunggu? ” Dia bernyanyi dan memetik gitar tampak dia jelas tak ingin tergagu dalam bisu dia tak ingin alam seperti tak bernyawa dia ingin alam bersuara.